atrasdamoita.com – Dim Sum adalah salah satu warisan kuliner Tiongkok yang paling populer di dunia. Dalam bahasa Kanton, “Dim Sum” berarti “menyentuh hati”, yang menggambarkan hidangan kecil ini sebagai sesuatu yang lezat dan penuh kasih sayang. Dim Sum biasanya disajikan dalam keranjang bambu kukus dan dinikmati sebagai sarapan atau brunch bersama keluarga dan teman sambil minum teh. Sejarah Dim Sum Tradisi Dim Sum berasal dari wilayah Guangdong dan Hong Kong sejak zaman Dinasti Song (abad ke-10). Awalnya, pedagang dan musafir yang lelah di sepanjang Jalur Sutra berhenti di kedai teh untuk beristirahat. Pemilik kedai kemudian menyajikan camilan kecil agar tamu tidak minum teh dengan perut kosong. Lama-kelamaan, tradisi “Yum Cha” (minum teh) ini berkembang menjadi budaya makan bersama yang khas. Ciri Khas Dim Sum Disajikan dalam porsi kecil (satu suap atau dua suap) Kebanyakan dikukus, ada juga yang digoreng atau dipanggang Disajikan dalam keranjang bambu atau piring kecil Biasanya dimakan dengan teh (Pu-erh, Chrysanthemum, atau Oolong) Variasinya sangat banyak, bisa mencapai ratusan jenis 10 Dim Sum Paling Populer Har Gao – Pangsit udang transparan yang kenyal Siu Mai – Siomay daging babi dan udang dengan topping telur oranye Char Siu Bao – Bakpao isi daging babi manis Cheong Fun – Lembaran tepung beras isi udang atau daging Lo Mai Gai – Nasi ketan ayam dibungkus daun teratai Egg Tart – Kue tar telur yang renyah dan legit Phoenix Claw – Cakar ayam berbumbu kacang hitam Spring Roll – Lumpia goreng isi sayuran dan daging Shrimp Rice Roll – Roll tepung beras isi udang Sesame Ball – Bola wijen isi kacang manis Cara Menikmati Dim Sum yang Benar Pesan beragam jenis agar bisa mencicipi banyak rasa Mulai dari yang dikukus, baru yang digoreng Tuang teh secukupnya dan nikmati perlahan Gunakan sumpit dan sendok kecil Jangan lupa minta chili sauce atau cuka untuk menambah rasa Dim Sum di Indonesia Di Indonesia, dim sum sangat digemari. Beberapa restoran ternama: Imperial Kitchen (Jakarta) Crystal Jade Din Tai Fung Heng Heng (Bandung) The Palace (Surabaya) Harga per keranjang biasanya berkisar antara Rp25.000 – Rp60.000. Dim Sum bukan sekadar makanan, melainkan pengalaman sosial dan budaya. Hidangan kecil yang beragam ini mengajarkan kita untuk menikmati hidup perlahan sambil berbagi dengan orang-orang terdekat. Navigasi pos Pecal, Salad Sayur Khas Jawa Timur yang Segar dan Kaya Rasa Sachertorte, Kue Cokelat Legendaris dari Wina yang Mendunia