atrasdamoita.com – Shakshuka adalah hidangan yang terdiri dari telur yang dimasak hingga setengah matang di dalam saus tomat yang kaya rempah, biasanya dilengkapi paprika, bawang, dan bumbu-bumbu khas. Hidangan ini berasal dari tradisi kuliner Afrika Utara dan Timur Tengah, lalu menyebar luas dan kini populer di banyak negara sebagai menu sarapan, brunch, hingga makan malam yang sederhana namun memuaskan.

Rasanya yang gurih, sedikit pedas, dan asam segar dari tomat membuat shakshuka mudah disukai banyak orang.

Asal-Usul Shakshuka

Shakshuka diyakini berasal dari kawasan Maghreb (Afrika Utara), khususnya Tunisia, Libya, dan Aljazair, sebelum menyebar ke Timur Tengah, termasuk Israel, di mana hidangan ini menjadi sangat populer. Nama “shakshuka” sendiri dalam bahasa Arab kasarnya berarti “campuran” atau “sesuatu yang dicampur”, merujuk pada cara memasak bahan-bahannya dalam satu wadah.

Meski sederhana, shakshuka mencerminkan kekayaan rempah dan kebiasaan memasak dengan bahan-bahan yang mudah didapat.

Bahan-Bahan Utama

Versi klasik shakshuka biasanya menggunakan:

  • Telur
  • Tomat (segar atau kalengan)
  • Paprika (merah atau hijau)
  • Bawang bombay
  • Bawang putih
  • Rempah seperti cumin (jinten), paprika powder, cabai, dan kadang korianter
  • Minyak zaitun
  • Garam dan merica
  • Pelengkap: peterseli atau ketumbar segar, keju feta, atau roti pipih

Bahan-bahan ini bisa disesuaikan dengan selera, sehingga shakshuka sangat fleksibel.

Cara Membuat Shakshuka Sederhana

  1. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
  2. Masukkan paprika yang sudah diiris, masak hingga mulai empuk.
  3. Tambahkan tomat beserta rempah-rempah (cumin, paprika powder, cabai, garam, merica). Masak hingga saus mengental dan bumbu meresap.
  4. Buat lekukan di permukaan saus, lalu pecahkan telur satu per satu ke dalamnya.
  5. Tutup wajan dan masak dengan api kecil hingga putih telur matang, sementara kuningnya masih semi-runny sesuai selera.
  6. Taburi dengan daun segar dan sajikan langsung dalam wajan.

Shakshuka biasanya dinikmati dengan roti, seperti pita, sourdough, atau roti pipih lainnya, yang digunakan untuk menyendok saus dan telur.

Variasi Shakshuka

Hidangan ini mudah divariasikan:

  • Shakshuka dengan keju feta — menambah rasa creamy dan asin
  • Versi hijau (green shakshuka) — menggunakan sayuran hijau seperti bayam atau kangkung
  • Tambahan protein — seperti sosis, kacang, atau daging cincang
  • Versi lebih pedas — dengan harissa atau cabai rawit
  • Shakshuka oven — saus dibuat di kompor, lalu telur diselesaikan di oven

Variasi membuat shakshuka tetap menarik meski sering dibuat.

Mengapa Shakshuka Populer?

Selain rasanya yang kaya, shakshuka populer karena beberapa alasan praktis:

  • Bahan-bahannya mudah ditemukan dan relatif murah
  • Bisa dimasak dalam satu wajan (one-pan meal)
  • Cocok untuk berbagai waktu makan
  • Terlihat menarik saat disajikan
  • Bisa disesuaikan untuk banyak selera, termasuk vegetarian

Di banyak kafe modern, shakshuka juga sering muncul sebagai menu brunch yang Instagramable.

Tips agar Hasilnya Lebih Enak

  • Masak saus tomat hingga benar-benar mengental agar rasa lebih pekat.
  • Jangan terlalu lama memasak telur jika ingin kuningnya tetap lembut.
  • Gunakan minyak zaitun berkualitas untuk aroma yang lebih baik.
  • Sesuaikan level kepedasan dengan selera, terutama jika disajikan untuk anak-anak.
  • Sajikan langsung saat masih hangat agar teksturnya optimal.

Shakshuka adalah contoh sempurna dari hidangan sederhana yang kaya rasa. Dengan telur, tomat, paprika, dan rempah, tercipta sajian yang menghangatkan, mengenyangkan, dan penuh karakter. Fleksibilitasnya membuat shakshuka mudah diadaptasi ke dapur rumah tangga di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *